LAPORAN BGP (BORDER GATEWAY PROTOCOL)
LAPORAN
BORDER GATEWAY PROTOCOL (BGP)
DISUSUN OLEH :
1. ARIEF RACHMAN SAHERTIAN
2. AGUNG SADGANA
3. YUGO BAGUS RIFALDI
4. DWI RAMA
KELAS: X11 TKJ 1
SMK NEGERI 01 SIMPANG PEMATANG
BGP (Border Gateway Protocol) adalah salah satu jenis protokol routing yang berfungsi
untuk mempertukarkan informasi antar Autonomous System (AS). BGP ini merupakan
sebuah Dinamic Routing dan pada mikrotik sendiri terdapat beberapa macam fitur
dinamic routing selain BGP seperti OSPF dan RIP. Untuk pertukaran informasi BGP ini
memanfaatkan protokol TCP sehingga tidak perlu lagi menggunakan protokol jenis lain
untuk mengangani fragmentasi, retransmisi, acknowledgement dan sequencing.
Langkah-langkah pembuatan Border Gateway Protocol adalah sebagai berikut.
1. Siapkan alat dan bahan
Alat :
a) MikroTik RouterBoard
b) PC/Laptop yang sudah terinstal Winbox
c) Adaptor 5V
Bahan :
a) Kabel LAN Gateway
b) Kabel UTP tipe Straight
4. Setelah berhasil login, kemudian sambungkan mikrotik dengan internet
menggunakan dhcp client.
5. Buatlah IP Address untuk 4 ether seperti dibawah ini (Ip Address bisa disesuaikan
dengan kondisi real implementasi di lapangan)
6. selanjutnya kita akan konfigurasi pada menu BGP. Kita pilih pada menu Routing
-> BGP. Nilai dari AS ini kita sesuaikan dengan informasi dari ISP.
7. Kemudian kita juga akan melakukan konfigurasi pada tab 'Peers'. Disini kita akan
menambahkan dua buah rule untuk peering (memasangkan) dengan BGP Router
yang ada di ISP. Kita tambahkan peering untuk link koneksi Internasional dan juga
IIX (lokal).
8. Apabila proses 'peering' berhasil maka pada kolom state akan mucul keterangan
'Established' dan jika kita melihat melalui New terminal dengan script /routing bgp
peer print, maka pada dua rule yang kita buat tadi terdapat flag 'E'
9. untuk koneksi internetnya sendiri dari router maupun LAN (client) masih belum
bisa diakses. Untuk itu kita akan menambahkan rule pada firewall NAT. Namun
disini kita tidak akan menggunakan rule NAT dengan "action=masquerade",
karena link yang menuju ke internet yaitu ether1 dan ether2 menggunakan IP
Private. Sehingga kita akan menggunakan "action=src-nat" dengan menunjuk IP
Public yang berada pada salah satu interface router yaitu di ether5.
Pertama, kita tambahkan NAT untuk dua link koneksi ke internet (Internasional
dan IIX). Contoh scriptnya adalah sebagai berikut:
Kedua, kita tambahkan NAT untuk akses internet dari jaringan LAN. Contoh
scriptnya adalah sebagai berikut:
Dari langkah ini seharusnya client maupun router sudah bisa koneksi ke internet. Kita
bisa melakukan traceroute atau test ping untuk pengecekan.










Komentar
Posting Komentar